Oleh: Ahmad Rizal AF | Juni 19, 2008

rUw3t’s di Jalan@n

Siang itu aku terjatuh dalam peluk kemacetan
Dalam metro mini tua yang melaju sedepa demi sedepa
Penuh sesak hingar penumpang mengangkut kesibukan
Sementara kondektur terus mencari celah demi ongkos

Aku duduk terjepit seorang wanita karir yang kelelahan
Suara sumbang knalpot menyemprot semakin membuatku tak nyaman
Ditambah bau parfum bercampur aroma besi tua badan bus
Rem mendadak tak lagi mengagetkan

Suara Ibu berteriak “copet”, meraba-raba saku
Jerit tangis bayi ketakutan menyambut
Nada memelas anak kusut mengharap sepeser rupiah
Klakson mobil pun ikut meriahkan suasana

Kendaraan berjejer tak serapi barisan semut
Entah berapa kilo meter mataku menatap ke depan
Tak sabar rasa hati menahan rindu pintu kosan
Meski tanpa ada seorang wanita
yang bukakan pintu dan sediakan secangkir susu

Aku harus kalah dan sabar…

Jakarta, Juni 2008

Ariez


Beri tanggapan

Your response:

Kategori